Ulurkan Tangan-mu untuk Kehidupan Nyata

 Berbuat baiklah sebagai mana Tuhanmu memberikan kebaikan padamu. Sebuah apresiasi dalam penyelenggaraan penghargaan donor darah sukarela 50 kali. 

Sederhana saja. Dari yang kecil. Hingga yang bernilai lebih tinggi.

Sebagai mana kali ini di Sewoko Projo gunung kidul ada 43 pendonor darah. Merekam sudah 50-an kali memberikan uluran tangan nya.

Hadir bupati, yang diwakili wabub. 

 Ahmad Zaki selaku dari markas PMI DIY  penerima pendonor darah sukarela. 

Kualifikasi 50 kali. Ditandatangani Prabu Kusumo,MSi.

Beberapa testimonial dari pelakunya. 

Agus Mantoro, "kaget setelah sekian kali diberikan penghargaan. Padahal tak mengira. Sehingga kaget. Sebagai pendonor keinginan untuk sehat. Karena dicek Hb,tensi dan tak minum obat. Tidak terjangkit penyakit menular. Bila terjadi maka akan diberikan perlakuan. Lanjutnya Agus menyampaikan pengalaman, harus remidi saat Hb yang tak normal. Sudah niat namun gak jadi. Sudah niat dan berupaya tetap sehat. Menjaga tensi,Hb, Ia tidak makan nasi Hb nya stabil. Kami berada di beberapa komunitas untuk donor. Ngunduh donor, saking terima kasih pada pendonor. Pelayanan yang baik dan ramah. Kata Agus M selaku wakil pendonor.

Penerima,Langgeng Nur Santosa, memberikan kesaksian, bahagia pada warga yang peduli pada dirinya. Talasemia, sejak usia 5 tahun .juga sebagai pengurus Kopti orang tua anaknya kena talasemia. Dan kampanye memutus rantai nya. Sebagai orang yang mendapatkan ukuran itu 190 pasien anak dan dewasa se DIY. GK ada 36. Skrening sebelum nikah. Pasangannya tidak membawa genetik talesemia. Penyakit kelainan darah merah. Yang diproduksi tulang belakang. Mereka sebut disabilitas. Disabel Yang tak dilihat. Diceritakan dalam buku anak singkong, Mereka perlu transfusi darah seumur hidup. Dua Minggu sekali. Dua kantong. Tanpa kehadiran pendonor akan menjadi masalah kami. Perlu 2 milyar untuk menormalkan pasien. Sebagaimana di bangkok. Sampai saat ini sudah ditangani dengan baik. Sehingga bisa hidup normal. Peran rekan PMI dan pendampingannya. 

Kepala PMI gunung kidul, menyampaikan amanatnya.  " para pahlawan kemanusiaan, peringatan hari donor darah se-dunia. Bagian dari rangkaian itu dan rasa syukur. Kita tak tahu siapa yang menerima dan siapa yang memberi. Namun ketahuilah itu sebagai kebaikan. Apresiasi kepada ke 43 orang itu. Butuh kesabaran dan sehat. Dan rasa sosial yang baik. Setelah sekian kali sebagai lentera. Jejak kehidupan itu tetap abadi. 

Bupati di wakili wabub .. Joko Parwoto,se.mm...

"Dalam agenda pdd ,setiap tetes darah sebagai cinta pada saudara menyambung hidup. Sebagai amal kebaikan. 

Ketua PMI DIY, Memberikan amanat, 

Sebagai pahlawan kemanusiaan, tak Mandang yang menerima donor. Mereka yang menunggu donor darah. Pasien . Yang membutuhkan. Penghargaan itu sebagai bentuk ajakan. Dan viralkan. Dan tularkan pada sanak kerabat. 


Prabukusumo 

Agus M

Para penerima 


Dok pri








Agus Mantoro 












Pengakuan penerima donor 

Komentar

Posting Komentar